Skip to content

Perantau Musafir

I
Bahawa kita adalah musafir di pulau ini
Singgah lalu
Mengumpul sufrah
Sedang saat-saat berlari pergi tanpa jejak
Dan kafilah-kafilah manusia telah pun pulang ke desa
Membawa bersama sesal-sesal kembara

Melainkan pedagang-pedagang asing yang sendiri
Bermodal fardhu, membina untung-untung nawafil
Rugi-rugi dosa terlunas
Sedang ramai dalam kafilah muflis dan miskin faqir
Tiada bekal, tiada dagangan, tiada hadiah buat Maha Sultan

Mengapa masih muflis? Miskin? Faqir?
Sedang safar ini sementara
Zikra-zikra safeer saban berlagu pilu dan pedih

II
Purnama memandang hiba
Di gelapnya gelita gerhana malang
Sedang wajah siang itu pasti benderang
Tetapi jiwa itu yang silau
Bingung dengan cahaya
Gelap-gelita dosa-dosa semalam

Mentari akan safar tak lama lagi
Menampakkan wajah bersih
Menghidupkan tunas-tunas esok
Membakar lalang-lalang mati
Agar musim ini kita bisa menuai lagi
Buat bekalan sang satria berjuang


SIN FAA’ RAA’

1. Safar, Yasfiru/Yasfuru, Sifaarah, Safeer :

-Di kalangan manusia : Membawa perutusan-perutusan dan pendapat-pendapat

2. Safar, Yasfiru, Sufuuran :

-Menjadi jelas, tersingkap [Tersingkap, terlihat wajahnya.]
-Subuh dan sepertinya : Terbit [Terbitlah fajar, dan sebentar lagi terbitlah mentari.]
-Sesuatu atau dari sesuatu : Terlihat [Terlihat dari wajahnya]

3. Safar, Yasfiru, Safran:

-Keluar untuk berangkat dalam suatu perjalanan

4. Saafar, Yusaafiru, Musaafaratan:

-Keluar untuk berangkat dalam suatu perjalanan

5. Safeer, (Jama’: Sufaraa’u):

-Utusan
-Utusan yang mewakili negaranya, berurusan dengan ketua negara yang ia diutuskan

6. Musaafir:

-Orang yang merantau dari suatu tempat ke suatu tempat

7. Sufrah:

-Makanan yang disiapkan untuk musafir
-Hidangan, termasuk makanan-makanannya


Perantau musafir perjuangan
Tabahkanlah hatimu
Berjuang di rantau orang
Sedih pilu hanya engkau yang tahu
Ingatan anak dan isteri
Janganlah menghiris hatimu
Kerinduan desa nan permai
Janganlah melemahkan semangat juangmu

Di waktu ujian badai terus melanda
Engkau tetap gigih berjuang
Membenarkan sabda junjungan
Terus memburu
Menuntut janji
Pastilah Islam gemilang lagi

Tapi pejuang kembara perjuangan
Ujian bukan batu penghalang
Kerana itulah syarat dalam berjuang

Oh pejuang
Di mana pun ada ketenangan
Di mana pun ada kebahagiaan
Bila insan kenal pada Tuhan
Kasih sayang dan pembelaanNya
Bagi insan yang menyerahkan
Jiwa dan raga
Anak dan isteri kepada Allah

Munsyid : The Zikr
Nasyid : Musafir Perjuangan

Show by Team Nasyid Munawwar (Malaysian Students in Madinah Al-Munawwarah),
Credit to my old friend Mohd Zaki Mastam


Advertisements
3 Comments leave one →
  1. 15 November 2008 6:11 pm

    loh… ni abang salman rupanya…

    baru ana tahu…

    lama ada link blog…

    tak tahu tahu…

    semoga ALLAH redha pada nta

  2. kinan permalink
    20 October 2009 3:23 am

    akum…
    man….

  3. 20 October 2009 5:43 am

    waalaikumussalam kinan,
    gune lah name betul? ni sape?
    kalau segan blh ym ana je,
    id ym ana : salman6057

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: